RSS

PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DI TIMOR LESTE

10 Dec

AMPUH

PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DI TIMOR LESTE

oleh: Muhammad Rizal Rustam

Timor leste belum memiliki UU yang mengatur secara khusus mengenai perlindungan terhadap objek Hak Kekayaan Intelektual (HKI), namun UUD Republik Demokratis Timor Leste yang diundangkan pada tanggal 22 Maret 2002 memberikan kepastian terhadap perlindungan pada Hak Milik Intelektual yang berada di Timor Leste sesuai Pasal 60 UUD RD Timor Leste.

Pasal 60 (Hak Milik Intelektual):  Negara akan menjamin dan melindungi penciptaan, penghasilan dan pemasaran karya sastra, ilmiah dan seni, termasuk perlindungan hukum atas hak cipta”.

Selain itu, dalam UUD RD Timor Leste juga memberikan kewenangan kepada Pemerintah Timor Leste untuk mengatur kegiatan-kegiatan sektor-sektor ekonomi dan sosial sebagaimana tertulis pada Bab III Wewenang Pasal 115 Ayat (1) huruf e. Meskipun belum memiliki UU yang mengatur secara khusus terhadap perlindungan HKI di Timor Leste, bukan berarti pelanggaran terhadap HKI di Timor Leste dibiarkan terjadi begitu saja. Berkaca dari Negara Indonesia sebelum memiliki UU HKI, maka yang berlaku adalah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerd). Oleh karena itu, HKI di Timor Leste untuk sementara ini mendapatkan perlindungan dari KUHP Timor Leste.

Dalam Decree Law No. 19/2009 Approves The Penal Code (KUHP Timor Leste) mengatur:

Pasal 251 Pencurian

  1. Barangsiapa dengan secara tanpa hak berniat baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain, mengambil benda bergerak milik orang lain, dihukum dengan hukuman penjara maksinal 3 (tiga) tahun atau denda.

Pasal 252 Hal-Hal yang memberatkan (pencurian)

  1. Barangsiapa yang melakukan tindakan-tindakan yang diterangkan dalam Pasal yang sebelumnya, dihukum dengan hukuman penjara 2 (dua) sampai 8 (delapan) tahun, jika: (a). Benda bergerak yang dimiliki oleh pihak lain tersebut adalah benda yang memiliki nilai pengetahuan (ilmiah) yang tinggi, nilai artistik/seni atau nilai sejarah yang tinggi, atau merupakan benda yang penting untuk mengembangkan sektor ekonomi dan teknologi. (c). Korbannya menderita kerugian yang cukup besar sebagai akibat dari tindakan menguntungkan diri sendiri tersebut.

Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tergolong ke dalam benda bergerak yang tidak berwujud. Tentu saja jika HKI mendapatkan perlindungan hukum maka dapat mengembangkan sektor ekonomi dan teknologi. HKI dapat mendongkrak Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNPB) melalui biaya pendaftaran perlindungannya, serta dapat menciptakan persaingan usaha yang sehat.

 
Leave a comment

Posted by on December 10, 2014 in Hak Kekayaan Intelektual

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: