RSS

Alur Penetapan Sementara berdasarkan Perma No. 5 Tahun 2012 (Dalam Kasus Desain Industri, Paten, Merek dan Hak Cipta)

14 Oct

6523505171_7eeae1eb35Alur Penetapan Sementara berdasarkan Perma No. 5 Tahun 2012

oleh: Muhammad Rizal Rustam

Pemohon (Pemilik/Pemegang Hak) / Kuasanya memasukkan permohonan ke Pengadilan Niaga tempat wilayah hukum terjadinya pelanggaran dengan melampirkan:

  1. Melampirkan bukti kepemilikan hak atau pemegang hak;
  2. Melampirkan bukti adanya petunjuk awal atas terjadinya pelanggaran hak;
  3. Keterangan yang jelas mengenai barang dan/atau dokumen yang diminta untuk pembuktian;
  4. Menyerahkan jaminan;
  5. Melampirkan alasan-alasan diajukannya permohonan;
  6. Membayar biaya perkara (proses, PNBP dan Materai).

Setelah Pemohon memenuhi semua persyaratan pendaftaran, Panitera mencatat permohonan penetapan sementara dan wajib menyerahkan permohonan tersebut dalam waktu 1 x 24 Jam

Ketua pengadilan atau hakim yang ditunjuk, setelah menerima permohonan persidangan 1 x 24 jam harus menentukan hari persidangan. Pengadilan wajib mempelajari, memeriksa, memperhatikan alat bukti dan mendengar keterangan pemohon. Hakim juga harus mempertimbangkan secara rinci dan cermat tindakan apa yang diminta oleh Pemohon, untuk menghindari adanya itikad tidak baik dari Pemohon. Hakim juga harus mempertimbangkan besarnya jumlah uang jaminan sebanding dengan nilai barang atau jasa yang dikenai serta biaya yang akan timbul akibat adanya penetapan tersebut. Selambat-lambatnya dalam waktu 2 x 24 jam setelah pendaftaran permohonan, Pengadilan menetapkan mengabulkan atau menolak permohonan.

Jika Permohonan ditolak, Pengadilan menetapkan:

  1. Mengembalikan uang jaminan
  2. Membebankan biaya perkara kepada pemohon

Jika Permohonan dikabulkan, Pengadilan menetapkan:

  1. Mencantumkan secara jelas tindakan yang dilaksanakan;
  2. Memerintahkan termohon mengizinkan juru sita yang dapat didampingi pemohon;
  3. Menyebutkan rincian barang yang diperlukan sebagai barang bukti;
  4. Menentukan hari, tanggal dan jam pelaksanaan penetapan;
  5. Menyebutkan alamat tempat penyimpanan barang bukti;
  6. Memerintahkan juru sita melaksanakan penetapan;
  7. Menyebutkan jumlah uang jaminan;
  8. Membebankan biaya perkara pada pemohon;
  9. Mencantumkan kalimat “Barang siapa yang tidak menaati penetapan ini dapat dipidana dengan Pasal 216 KUHP”.

Permohonan Dikabulkan
Dalam hal permohonan dikabulkan, Juru Sita Melaksanakan Putusan Sementara sesuai dengan amar putusan sementara. Juru sita dalam melaksanakan putusan didampingi oleh pemohon/kuasa hukum yang dihadiri oleh 2 (dua) orang saksi serta juru sita membacakan penetapan sementara di hadapan para pihak. Pelaksanaan penetapan sementara dituangkan dalam berita acara yang ditanda tangani oleh juru sita, para pihak dan saksi yang hadir.

Dalam hal penetapan telah dilaksanakan, maka dalam waktu 1 x 24 Jam, para pihak harus diberitahukan mengenai pelaksanaan itu termasuk Hak Termohon untuk didengar. Setelah hakim mendengar keterangan kedua belah pihak, dan mempertimbangkan dengan seksama alat-alat bukti, Hakim yang memberikan penetapan sementara harus memutuskan untuk mengubah, membatalkan atau menguatkan penetapan sementara tersebut dalam waktu paling lama 30 hari sejak dikeluarkannya penetapan tersebut.

Hakim Membatalkan Penetapan Sementara:

  1. Hakim menemukan fakta bahwa pemohon tidak dapat membuktikan permohonannya;
  2. Uang jaminan diserahkan kembali pada termohon;
  3. Termohon dapat mengajukan gugatan ganti rugi apabila jaminan yang diterimanya tidak cukup untuk memulihkan kerugiannya

Hakim Mengubah Penetapan Sementara:

  1. Hakim menemukan fakta bahwa hanya sebagian permohonan yang terbukti
  2. Uang jaminan sebagian diserahkan kepada termohon secara proporsional

Hakim Menguatkan Penetapan Sementara:

  1. Pengadilan menemukan fakta bahwa pemohon dapat membuktikan dalil seluruhnya
  2. Uang jaminan dikembalikan
  3. Penetapan sementara bersifat final dan mengikat
  4. Penetapan sementara tidak dapat diajukan upaya hukum banding, kasasi maupun peninjauan kembali

 

  • Penetapan sementara bersifat final dan mengikat
  • Penetapan sementara tidak dapat diajukan upaya hukum banding, kasasi maupun peninjauan kembali
  • Dalam hal penetapan dikuatkan maka Pemohon dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan.
  • Apabila Pemohon tidak mengajukan gugatan dalam waktu 30 hari terhitung sejak tanggal penetapan sementara diterapkan, maka Penetapan Sementara berakhir dengan sendirinya

 
Leave a comment

Posted by on October 14, 2014 in Hak Kekayaan Intelektual

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: