RSS

KELEMAHAN PASAL 77 UU NO. 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS

05 Apr

By : Muhammad Rizal Rustam

Source from google.com

Source from google.com

Dalam Pasal 77 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mengatur bahwa penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dapat dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta RUPS melihat dan mendengar serta secara langsung berpartisipasi dalam rapat. Pasal 77 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 menyatakan bahwa :

Pasal 77

  1. Selain penyelenggaraan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76, RUPS dapat juga dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta RUPS saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat. 
  2. Persyaratan kuorum dan persyaratan pengambilan keputusan adalah persyaratan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini dan/atau sebagaimana diatur dalam anggaran dasar Perseroan.
  3. Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dihitung berdasarkan keikutsertaan peserta RUPS sebagaimana dimaksud ayat (1). 
  4. Setiap penyelenggaraan RUPS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus  dibuatkan risalah rapat yang disetujui dan ditandatangani oleh semua peserta RUPS.

Dari Pasal 77 UUPT di atas, dapat dilihat bahwa di dalam kegiatan RUPS tidak mesti dilakukan dengan cara bertatap muka secara fisik melainkan dapat dilakukan dengan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya dan mensyaratkan agar semua peserta dapat saling melihat dan mendengar secara langsung serta berpartisipasi di dalam kegiatan RUPS tersebut. Namun, terdapat perbedaan di antara kegiatan telekonferensi dan video konferensi. Telekonferensi menggunakan telepon atau sumber audio lainnya atau bahkan dapat menggunakan handphone yang cukup canggih. Telekonferensi dapat berlangsung dengan software yang dapat menghubungkan jalur suara dan juga memerlukan perangkat suara seperti mic, speaker atau headset dan mic dengan kata lain kegiatan telekonferensi hanya mengtransfer data audio atau suara. Sedangkan video konferensi menggunakan video dan juga suara. video konferensi dapat dilakukan melalui internet dan membutuhkan prangkat video, seperti web-cam atau kamera, mic dan speaker atau headset dengan mic.[1] Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa, hal yang paling mendasar dan membedakan antara telekonferensi dan video konferensi adalah kemampuan mentransfer data. Telekonferensi hanya mampu mentransfer data audio atau suara sedangkan video konferensimampu mentransfer data audio[2] atau suara dan juga video[3] atau gambar.

Berdasarkan Pasal 77 UUPT dapat diuraikan bahwa selain pelaksanaan RUPS yang konvensional, dapat pula dilakukan menggunakan media tertentu, yaitu: (1) Media Telekonferensi, (2) Video Konferensi, atau (3) Sarana media elektronik lainnya. Media-media yang akan digunakan dalam RUPS berdasarkan Pasal 77 UUPT tersebut bersifat alternative, dalam arti tergantung pihak yang berkompeten dalam memilih media yang digunakan dalam RUPS tersebut.[4]

Pilihan media yang dimaksud di atas, harus memenuhi minimal tiga syarat yang bersifat kumulatif, yaitu:

  1. Peserta harus saling melihat secara langsung,
  2. Peserta harus saling mendengar secara langsung,
  3. Peserta berpartisipasi dalam rapat.

Hal ini berarti, apabila salah satu syarat tidak terpenuhi, maka media yang dimaksud tidak memenuhi syarat untuk dijadikan media dalam pelaksanaan RUPS.[5] Namun seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa kegiatan telekonferensi hanya mampu mentransfer data audio atau suara, dan tidak mampu mentransfer data video seperti pada kegiatan video konferensi. Hal ini berarti, kegiatan RUPS Telekonferensi yang diatur di dalam Pasal 77 UUPT hanya mampu memenuhi dua syarat yang dipersyaratkan di dalam Pasal 77 UUPT yaitu, peserta harus saling mendengar secara langsung dan peserta berpartisipasi di dalam rapat. RUPS Telekonferensi tidak dapat memenuhi syarat peserta harus saling melihat secara langsung disebabkan ketidak mampuan media telekonferensi untuk mentransfer data video atau gambar. Inilah kelemahan yang terdapat di dalam UUPT Pasal 77.

Seharusnya, jika Pasal 77 ayat (1) masih tetap ingin mencantumkan RUPS Telekonferensi sebagai media yang dapat dialkukan oleh para pemegang saham untuk melakukan kegiatan RUPS, maka bunyi Pasal 77 ayat (1) kemudian menjadi “Selain penyelenggaraan RUPS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76, RUPS dapat juga dilakukan melalui media telekonferensi, video konferensi, atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan semua peserta RUPS saling melihat dan/atau mendengar secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat”. Sehingga syarat melihat dan mendengar secara langsung tidak lagi menjadi syarat yang mengharuskan untuk terpenuhi kedua-duanya melainkan jika hanya terpenuhi salah satunya, yaitu semua peserta RUPS dapat saling mendengar secara langsung tetapi tidak dapat melihat secara langsung maka akan tetap sejalan dengan maksud UUPT Pasal 77 ayat (1) tersebut.

Sumber :

  1. http://www.scribd.com/doc/95855632/Video-Conference diakses pada tanggal 13 Juni 2012 Pada Pukul 21:38 Wita
  2. Audio adalah suara dalam kisaran akustik batas pendengara manusia
  3. Video adalah Gambar bergerak yang ditayangkan secara elektronik
  4. Ahmadi Miru, Makalah: “Cyber Notary Dari Sudut Pandang Sistem Hukum Indonesia dan Pemberlakuan Cyber Notary di Indonesia Ditinjau Dari Undang-undang Jabatan Notaris”, Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, 25 Juni, 2011, hlm. 11.
  5. Ibid, hlm. 11-12
 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2013 in Hukum Perusahaan

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: